Berusaha setaat mungkin dengan menghapus foto lama



Alhamdulillah, rasa gelisah dan khawatir saya selama ini bisa terselesaikan 🙂 Jadi selama ini saya khawatir kalau foto-foto saya kala itu sebelum berhijab keliatan di google. Namun kemarin setelah ragu dan banyak mikir, akhirnya saya memberanikan diri untuk ikhtiar agar beberapa foto tsb dihilangkan dengan mengontak seorang fotografer agar menghapus foto-foto saya di blog lamanya.

Saya search instagramnya, ketemu lalu saya DM dia dan berharap bahwa dia bersedia hapus foto-foto saya tsb. Alhamdulillah, lumayan cepat dalam sehari dia sudah balas DM dan sudah dihapuslah foto-foto tsb. Awalnya saya ragu kontak dia karena blognya sudah lama ngga aktif dan dia masih jadi fotografer bahkan semakin eksis sepertinya di dunia foto dengan banyak memfoto artis-artis terkenal di Indonesia. Namun alhamdulillah semuanya dimudahkan 😊

Saya bukan hanya untuk sekadar mentaati perintah Allah saja, karena memang terbukti juga bahwa dalam ajaran Islam yang saya yakini ini, ternyata di saat saya belum berjilbab syari, melalui foto-foto saya yang tanpa jilbab pada saat itu -walaupun untuk ukuran standar orang kebanyakan sama sekali tidak vulgar, sih- namun godaan-godaan dari beberapa manusia di internet kerap kali muncul saat itu. Hal itu membuat saya cukup khawatir selama ini. Yang sudah memang ya sudah takdir saja, namun foto-foto itu kan masih ada di internet. Ada pertanggungjawaban takutnya terhadap saya di akhirat nanti. Jadi runutannya cukup panjang ya, dalam Islam kita tidak hanya memikirkan pertanggungjawaban untuk hari ini dan kemarin saja, namun juga di akhirat nanti.

Semoga Allah memaafkan saya yang lalu dan juga mereka yang pernah melontarkan kata-kata tidak pantas terhadap saya, semoga diberi hidayah.





Repost from Mutiarasalafy


Apa itu zina hati? .
KATA ZINA pasti sudah tidak asing lagi di telinga kita. Zina adalah salah satu dosa yang sangat dimurkai oleh Allah Azza Wa Jalla. Jangankan melakukan zina, mendekati zinanya pun sudah termasuk ke dalam dosa. Mengenai zina ini, pasti Anda pernah mendengar kata zina hati, bukan…? Sebenarnya apa itu zina hati…?
.
Dari Abu Hurairah Radhiyallaahu ‘anhu, Nabi Shollallaahu ‘alaihi wa sallaam bersabda: “Sesungguhnya Allah Subhaanahu Wa Ta'ala menetapkan jatah zina untuk setiap manusia. Dia akan mendapatkannya dan tidak bisa dihindari : Zina mata dengan melihat, zina lisan dengan ucapan, zina hati dengan membayangkan dan gejolak syahwat, sedangkan kemaluan membenarkan semua itu atau mendustakannya,” (HR. Bukhari dan Muslim).
.
Hadits di atas menjelaskan kepada kita hakikat zina hati yang dilakukan manusia. Membayangkan melakukan sesuatu yang haram, yang membangkitkan syahwat, baik dengan lawan jenis maupun dengan sejenis, itulah zina hati.
.
Nabi Shallallaahu 'alaihi wa sallaam dalam riwayat yang lain bersabda: “Mata itu berzina, hati juga berzina. Zina mata dengan melihat (yang diharamkan), zina hati dengan membayangkan (pemicu syahwat yang terlarang). Sementara kemaluan membenarkan atau mendustakan semua itu,” (HR. Ahmad)
.
Bagaimana jika yang dibayangkan adalah suami atau istrinya…?
.
Dalam Fatawa Syabakah Islamiyah dinyatakan: “Jika seseorang membayangkan melakukan hubungan dengan suaminya atau istrinya maka tidak masalah. Karena pada asalnya dia dibolehkan untuk bersentuhan, melihat tubuhnya. Sementara membayangkan jelas lebih ringan dibanding itu semua, namun jika yang dibayangkan adalah selain suami atau istri, hukumnya terlarang.” (Fatawa Syabakah Islamiyah, di bawah bimbingan Dr. Abdullah al-Faqih, no. 72166).
➖➖➖➖➖➖➖➖
Follow: @mutiarasalafy
Follow: @mutiarasalafy
Follow: @mutiarasalafy
🔁 Free Share .

Komentar