Repent…always repent - about a book





Buku kecil ini beli paketan di toko buku sunnah online gitu bersama beberapa buku yang gede-gede lainnya. Lumayan buat nyemangatin iman kita nih biar ngga gampang kendur. Di buku ini ada sesuatu yang baru aja saya pelajari. Istilahnya TIL (Today I learnt). Yang saya tandai dengan stabilo hijau ini. Kuning apa hijau muda? tolong jangan debat 😄

Jadi ada sebuah dalil dari ayat sebuah surat Al-Lail ayat 4-10 bahwasanya hidayah itu, dalam hal ini keistiqomahan kita dapat juga tergantung dari bagaimana kita membelanjakan harta dan bagaimana kita membenarkan (serta memahami sebetul-betulnya) kalimat tauhid LAA ILAA ILLALLAH, which is ngga simpel secara di Indonesia islamnya sering dan banyak tercampur baur dengan budaya dan leluhur nenek moyang, sehingga konsep tauhidnya seringkali luntur dan samar. Wallahualam.


Namun ini menarik, karena sangat detail dan bisa semakin menyemangati kita dalam beristiqomah tentunya. Hidayah ini mahal. Sudah hijrah pun masih terus butuh hidayah. Saya pun so far sejak menggunakan jilbab, lebih sering lalai daripada rajin atau tinggi iman. Semoga Allah mengistiqomahkan selalu iman kita yaa… Ketika iman kita merasa lagi naik, janganlah tunda untuk tambah ibadah-ibadah, menunda juga salah satu faktor sulitnya istiqomah di dalam buku ini dibahas, dan juga untuk segera meminta maaf mohon ampun kepada Allah lebih dari biasanya. Luangkan waktu untuk hanya berduaan denganNya di kala hening dan gelap. Rendahkanlah diri kita. Tidak ada ketenangan dan kegembiraan yang melebihi ketika Allah mengizinkan iman kita naik. Contoh ketika mengaji pun terasa lebih empuk dan betah, yang biasanya agak berat di lidah. Maksudnya kaya lebih lancar, entah Allah yang memudahkan. Wallahualam.
Jangan lupa di tiap sholat saat berdoa (di kala gerakan sujud), selipkan doa ini selalu:


يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ

“Ya muqollibal quluub tsabbit qolbi ‘alaa diinik
(Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu).”

Akhi, ukhti, yuk baca tulisan lengkapnya di Rumaysho:

https://rumaysho.com/13301-ini-ceritanya-kenapa-nabi-terus-berdoa-meminta-istiqamah.html



Komentar