Ujung Genteng, daerah pantai tenang yang sepi dan minim kuliner

 Hotel Turtle Beach worth, apalagi paling menonjol ya hanya itu. Namun sempat salah ambil akses jalan demi menghindari hiruk pikuk, gak taunya malah berjam-jam di jalanan yang rusak, bergeranjulan batu. Walaupun memang sepi gak ada hambatan, dan untungnya Indomaret masih ada, tempat makan bakso juga walau seadanya sempat ada, jadi masih bisa melipir. Di ujungnya itu ketika sudah mau sampai kaya ada tempat area pelatihan TNI.

Buat di Cover Blog





Pantai yang ini view nya keren banget apalagi ketika Sunset, tapi ini bukan untuk umum. Nama daerahnya aja Pantai Konservasi Penyu Pangumbahan, ditiket Rp10 ribu. Di situ kita bisa liat kura-kura yang dirawat bahkan yang usianya sudah seratusan tahun. Dan sempat juga lihat momen rutin pelepasan anak-anak kura-kura yang kecil-kecil, bayi gitu. Cuma entah gimana videonya terhapus di Hp dan gak ada versi fotonya. Keren banget padahal. Tapi gak boleh berenang, ada tulisannya. Gak boleh deket-deket ke ombaknya.

*Ini gak tau kenapa urutan foto nya gak bisa berurut ketika upload, sempat ketukar sama caption dan sulit dimanage, harusnya bagian Pantai Penyu ini di bawah. Jadi harus dipindah ke atas sini supaya teksnya gak berupa caption. Ternyata Blogger mulai ketauan gak stabilnya dan kurang keurusnya ya dibanding WordPress.

Satu lagi, ada tempat kopi di sebelah hotel Turtle Beach ini, Moana cafe. Itu doang penyelamat penikmat kopi. Sebrangnya ada kedai seafood, tapi bukan seafood ala pantai pinggiran ya, lebih ke kaya seafood di resto tapi enak. Punyanya hotel sebrang, Pondok Hexa. Kalau dari bangunan sih lebih instagrammable Turtle Beach, gak tau juga dalamnya. Tapi kedainya bisa jadi penyelamat juga. Karena mencoba keliling Ujung Genteng, gak dapet makanan sea food yang diharapkan. Malam malah sepi banget, kaya bukan tempat wisata. Sekalinya ada seafood yang mahal banget, melebihi Pangandaran dan Batu Karas, tapi juga masakannya lebih mirip kedai seafood yang di kaki lima perkotaan biasa, ketimbang ala-ala pinggiran pantai.


Pas pagi airnya penuh hingga ke pinggir pantai tapi tanpa ombak. Kids friendly.

Akses di Turtle Beach ke Private Beach nya worth terutama pagi

Hotel Turtle Beach memang worth walaupun kolam-nya kaya kurang terurus

Di Ujung Genteng pantai nya Kids Friendly, kalau pagi airnya pasang, penuh hingga ke pasir pantai, tapi justru airnya tenang tanpa ombak. Ketika sore itu surut airnya dan dipenuhi karang-karang. Jadi anak-anak suka ngambilin semacamg kumang/klomang, kerang. Siapin aja dulu wadahnya.

Ada spot bagus kaya batas hotel dengan tempat di luar. Pasir pantainya memang putih bagian yang keringnya. Ini pas sore, jadi air agak surut.


Ini Masya Allah mantep, syahdu walaupun seingetku seperti nya ini kopi sachet biasa yang di Kedainya tuh. Tapi di luar hotel sebelahnya ada coffee shop estetik. Kadang ada segelintir bule 1-2 ke situ.





Moana cafe, penyelamat yang suka ngopi.



Spot Pantai Ujung Gentengnya. Tenang tapi kaya kurang terurus. Gak banyak yang jualan. Kalau suka sepi sih ini masuk. Tapi sepi nya itu tidak eksotis juga vibesnya. Hanya saja airnya tenang banget.








Komentar